Gus Yaqut Cuma Mampu Lobi Mantan Menteri, Politisi PKS Puji Menag Malaysia Bisa Tembus ke Putra Mahkota Arab

- 10 Juni 2021, 15:12 WIB
Menag Gus Yaqut. Polisiti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menyoroti pengakuan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut dirinya sudah berkomunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten.
Menag Gus Yaqut. Polisiti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menyoroti pengakuan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut dirinya sudah berkomunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten. /Twitter.com/@Kemenag_RI

PIKIRAN RAKYAT - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menyoroti pengakuan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut dirinya sudah berkomunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten.

Padahal informasi terbaru, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten telah diganti oleh pejabat baru, Essam bin Saad bin Saeed.

Politisi yang akrab disapa HNW ini menyinggung soal upaya lobi-lobi yang dilakukan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas terkait kuota haji hanya sampai Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten, yang sebenarnya sudah diganti.

Baca Juga: Bongkar Pembatalan Haji 2021, Rocky Gerung Ungkap Habib Rizieq Habib Dipakai sebagai Alat

Padahak kata HNW, Gus Yaqut seharunya berkomunikasi dengan pejabat baru tersebut, yakni, Essam bin Saad bin Saeed.

Dengan hanya berkomunikasi dengan mantan menteri yang sudah tak punya kebijakan lagi, HNW mengkritik cara komunikasi dan lobi Gus Yaqut.

Seharusnya lobi yang dilakukan Menag RI bisa lebih maksimal lagi untuk mendapatkan kuota haji.

Baca Juga: Yandri Susanto Salah Pilih Lawan Debat, Rocky Gerung Ternyata Incar Anak Buah Prabowo, Sufmi Dasco

Di acara Mata Najwa, Menag, Gus Yaqut mengaku telah menjalin komunikasi dengan Arab pada 12 Maret 2021.

Saat itu, Gus Yaqut mengaku berkomunikasi dengan Menteri Muhammad bin Shalih bin Thahir Benten.

Lantan HNW menyebut, seharusnya yang diajak komunikasi oleh Menag RI, adalah pejabat yang baru.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X