Kritik DPR Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara: Kajian yang Tak Pernah Diungkap ke Publik

- 10 Juni 2021, 14:32 WIB
Ilustrasi perencanaan ibu kota negara baru.
Ilustrasi perencanaan ibu kota negara baru. //ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini selain berjibaku dalam menangani pandemi Covid-19, namun sejumlah program pembangunan yang sudah direncanakan bahkan tengah berjalan pun terus diupayakan pemerintah.

Begitu juga soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Baru ke Provinsi Kalimantan Timur masih dalam persiapan.

Dalam merealisasikan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru, tentunya membutuhkan dana anggaran yang tak sedikit.

Bahkan, rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) tercatat masuk menjadi salah satu komponen belanja barang, yang anggarannya mencapai Rp930,16 miliar untuk tahun anggaran 2022 tersebut.

Baca Juga: Kepulangan Kalina Ocktaranny ke Rumah Vicky Prasetyo Tak Diinginkan, Sinyal Rumah Tangga Berakhir?

Di sisi lain, anggaran pagu indikatif Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) diusulkan sebesar Rp1.37 triliun di 2022, atau turun tipis dari pagu anggaran yang diberikan pada tahun ini mencapai sebesar Rp1,39 triliun.

Besaran anggaran tersebut akan ditujukan sebanyak 54,3 persen, untuk program pembangunan nasional dan 45,7 persen untuk program dukungan manajemen.

Berdasarkan jenis belanja, terbesar adalah untuk belanja barang 67,6 persen atau sebesar Rp930,16 miliar, belanja modal 3,8 persen atau setara Rp52,78 miliar, dan sisanya adalah belanja pegawai sebesar 28,6 persen atau sebesar Rp329,95 miliar.

Namun, terkait IKN tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menegaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota perlu diikuti oleh kesiapan dan keamanan nasional.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: DPR


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X