Kapal Tan Suo-2 Gagal Angkat Anjungan KRI Nanggala 402, Pangkoarmada II Beberkan Kendalanya

- 18 Mei 2021, 16:15 WIB
Ilustaras Kapal Selam yang akan dibeli Indonesia
Ilustaras Kapal Selam yang akan dibeli Indonesia /Instagram/@tni_angkatan_laut

PIKIRAN RAKYAT - Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan bahwa kapal Tan Suo-2 milik China sempat mencoba mengangkat bagian anjungan kapal selam KRI Nanggala 402.

Berat anjungan kapal selam KRI Nanggala 402 yang diperkirakan sekitar 18 ton pun dinilai mampu diangkat oleh kapal penelitian akademi ilmu pengetahuan China tersebut, tetapi ternyata gagal.

Hal itu disampaikan Iwan Isnurwanto dalam Konferensi Pers Perkembangan KRI Nanggala 402 di Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar, Bali, pada Selasa 18 Mei 2021.

“Sudah beberapa kali ini, Tan Suo-2 mencoba melaksanakan pengangkatan anjungan (kapal selam KRI Nanggala 402). Mereka memperkirakan bahwa beratnya anjungan ini adalah kurang lebih 18 ton,” ujarnya.

Baca Juga: Niat Hancurkan Fasilitas Hamas tapi Malah Tewaskan 42 Warga Palestina, Israel Sebut Tidak Sengaja

Iwan Isnurwanto menjelaskan bahwa pemasangan sling pengangkatan dilakukan oleh robot, dan dikaitkan ke beberapa tempat untuk mengangkat bangkai kapal selam KRI Nanggala 402.

“Hari pertama pengangkatan, setelah masang-masang semua, sudah oke, dipasang, putus slingnya, tidak mampu,” ucapnya.

Dengan menggunakan sling tersebut, awalnya pihak China memperkirakan mampu mengangkat bagian anjungan kapal selam KRI Nanggala 402 dengan berat sekitar 18 ton.

“Dengan menggunakan sling-sling yang dipasang tersebut, mereka memperkirakan mampu mengangkat 18 ton, ternyata putus. Sehingga mengapa? Mereka mengkalkulasi ulang. Tidak mungkin beratnya 18 ton, jadi mungkin lebih dari 20 ton,” tutur Iwan Isnurwanto.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X