Menyesal dan Mengaku Salah, Debt Collector yang Kepung Anggota TNI Akhirnya Minta Maaf

- 10 Mei 2021, 12:55 WIB
Salah seorang debt collector menyampaikan permintaan maaf di Kodam Jaya terkait pengepungan Serda Nurhadi
Salah seorang debt collector menyampaikan permintaan maaf di Kodam Jaya terkait pengepungan Serda Nurhadi /Pikiran Rakyat/ Muhammad Rizky Pradila

PIKIRAN RAKYAT - Kasus video viral pengepungan anggota TNI oleh sejumlah debt collector berujung permintaan maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh koordinator debt collector Hendrik Liautumu institusi TNI khususnya anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakarta Utara, Serda Nurhadi yang saat itu berada dilokasi.

"Saya yang ditugaskan sebagai eksekutor untuk mengambil mobil tersebut, dan pada saat kejadian itu, saya dan rekan-rekan sebesar-besarnya meminta maaf kepada, terutama TNI Angkatan Darat dan bapak Babinsa bapak Nurhadi," kata Hendrik saat konfrensi pers di Makodam Jaya, Senin 10 Mei 2021.

Hendrik mengakui dirinya bersama 10 orang rekannya telah melakukan kesalahan dan tidak menghargai keberadaan anggota TNI yang saat itu berupaya membantu masyarakat.

Baca Juga: Pangdam Jaya: Debt Collector Tidak Menghormati dan Menghargai Petugas yang Membantu Warga

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya pak atas apa yang kita lakukan kemarin itu salah sebenarnya. Saya menyesal dengan apa yang saya lakukan kemarin," tuturnya.

Hendrik yang juga telah ditetapkan sebagai tersangkanitu siap untuk bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan.

"Saya akan bertanggung jawab dengan apa yang kami perbuat dengan hukum yang berlaku," ucapnya.

Hendri mengatakan bahwa ditugaskan untuk mengambil sebuah kendaraan, ia juga memiliki surat tugas untuk mengeksekusi kendaraan tersebut.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X