Viral Kasus Sate Sianida yang Hilangkan Nyawa, Boy Chandra: Kasus Ini Bikin Orang Berfikir untuk Menerima

- 4 Mei 2021, 15:30 WIB
Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan N (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin 3 Mei 2021. Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria, mengatakan, NA adalah yang diduga mengirim sate sianida.
Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan N (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin 3 Mei 2021. Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria, mengatakan, NA adalah yang diduga mengirim sate sianida. /Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko

PIKIRAN RAKYAT - Masyarakat Indonesia digegerkan oleh kasus sate sianida yang baru terjadi pada bulan Mei ini.

Kasus yang terjadi di Bantul, Yogjakarta ini terjadi karena tersangka berinisial NA (25) membunuh seorang pria bernama Naba Faiz (10) dengan sate yang sudah dicampuri kalium sianida (KCN).

Viral Kasus Sate Sianida yang Hilangkan Nyawa, Boy Chandra: Kasus Ini Bikin Orang Berfikir untuk Menerima

Akibat memakan sate sianida yang diberikan sebagai takjil tersebut, Naba pun langsung tewas pada Minggu, 25 April 2021.

Kasus ini tak hanya membuat geger masyarakat di Indonesia, bahkan menurut influencer dan penulis Boy Candra, kasus ini bisa saja menggeser tradisi orang Indonesia untuk membagikan makanan.

Baca Juga: Warkop DKI Kartun: The Series, Mengenalkan Dono Kasino Indro kepada Anak-anak

Hal ini ia sampaikan pada akun Twitternya @dsuperboy pada Selasa, 4 Mei 2021.

Menurutnya kasus Sate Sianida membuat orang Indonesia jadi lebih takut untuk menerima makanan dari orang lain.

"Gegara sate sianida ini orang-orang jadi mikir lagi buat nerima makanan dari orang lain.

"Padahal berbagi makanan itu salah satu cara berbagi bahagia. Gegara satu orang, luas daya rusaknya," kata Boy Candra dalam unggahannya.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X