Ahli Kesehatan: Risiko Penularan Covid-19 dari Aerosol dan Droplet di Pasar Sangat Tinggi

- 3 Mei 2021, 12:07 WIB
Sejumlah masyarakat memadati Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian di Jakarta Pusat, Minggu, 2 Mei 2021.
Sejumlah masyarakat memadati Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian di Jakarta Pusat, Minggu, 2 Mei 2021. /Antara Foto/Aditya Pradana Putra

PIKIRAN RAKYAT - Ahli Kesehatan Masyarakat, Jusuf Kristianto ikut menyampaikan pandangannya terkait perilaku masyarakat yang menyerbu Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Sejumlah pihak pun turut menyoroti situasi tersebut, termasuk dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang terjun langsung membubarkan kerumunan itu.

Dalam keterangannya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat mengatakan terjadi lonjakan pengunjung di Pasar Tanah Abang pada akhir pekan kemarin.

Anies Baswedan menyebut pada Sabtu, 1 Mei 2021 tercatat 87.000 pengunjung, dan Minggu, 2 Mei 2021, masyarakat yang memasuki Pasar Tanah Abang mencapai 100.000 orang.

Baca Juga: H-3 Larangan Mudik, Polri Terjunkan 166.734 Personel Gabungan

Untuk mengantisipasi kerumunan terulang, Pemprov DKI Jakarta kini menerapkan sistem buka tutup dan menempatkan personel di sejumlah pasar termasuk di Pasar Tanah Abang.

Merespons hal itu, Ahli Kesehatan Masyarakat Jusuf Kristianto menilai perlu ada edukasi kepada masyarakat untuk menjaga dirinya dalam hal berbelanja di masa pandemi Covid-19.

"Seperti saya misalkan, kalau belanja nyari tempat-tempat yang lebih sepi atau waktunya kita atur," kata Jusuf Kristianto dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube tvOneNews.

"Risiko penularan dari aerosol, droplet itu sangat tinggi di ruang tertutup seperti pasar," ujarnya menambahkan.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X