Kubu AHY ke Moeldoko Cs: Bila Masih Pakai Atribut Demokrat, Kami Akan Ambil Tindakan Tegas

- 19 April 2021, 20:38 WIB
Potret Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Potret Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). /Instagram.com/@pdemokrat

PIKIRAN RAKYAT - Setelah melayangkan Somasi Terbuka, DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono mengancam kubu Moeldoko Cs.

Ancaman tersebut dilayangkan apabila kubu Moeldoko masih senantiasa menggunakan atribut Partai Demokrat di depan media dan masyarakat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis, Herzaky Mahendra Putra menyampaikan, ada empat poin yang pihaknya sampaikan dalam somasi terbuka hari ini.

1. Bahwa Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Masa Bakti 2020-2025, yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono sebagaimana yang termaktub dalam Badan Hukum Partai Demokrat, AD/ART Partai Demokrat.

Baca Juga: Sesama 'Outsider' Kerajaan, Pangeran Andrew Tunjukkan Rasa Simpati pada Pangeran Harry

Baca Juga: Ibu Kandung Betrand Peto Menangis di Depan Ruben Onsu, Sebut Merasa Tak Pernah Dipedulikan

Dan Susunan Kepengurusan Partai Demokrat yang telah disahkan melalui Surat Keputusan MENKUMHAM RI No: M.MH-09.AH.11.01 Tahun 2020, Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat, tanggal 18 Mei 2020, juncto Surat Keputusan MENKUMHAM RI No: M.HH-15.AH.11.01 Tahun 2020, Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025, tertanggal 27 Juli 2020, dan telah diterbitkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia Nomor: 15 tanggal 19 Februari 2021.

2. Bahwa pada, 5 Maret 2021 bertempat di salah satu hotel di Deli Serdang, Sumatera Utara telah dilaksanakan suatu pertemuan yang diklaimnya sebagai “KLB” Partai Demokrat.

Kemudian mereka yang melangsungkan pertemuan tersebut menggunakan atribut-atribut antara lain seperti jaket, back drop, bendera, dan mars Partai Demokrat serta hal lainya.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X