Gelar Sidang Perdana Praperadilan Mafia Tanah di Pondok Indah, Kuasa Hukum: Semoga Tak Ada Intervensi

- 19 April 2021, 20:50 WIB
Ilustrasi sertifikat tanah. Persidangan perdana prapreadilan mafia tanah Pondok Indah digelar pada Senin 19 April 2021 dengan tersangka Ho Hariaty.
Ilustrasi sertifikat tanah. Persidangan perdana prapreadilan mafia tanah Pondok Indah digelar pada Senin 19 April 2021 dengan tersangka Ho Hariaty. /Dok. Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang praperadilan terkait penetapan Ho Hariaty sebagai tersangka dalam kasus dugaan mafia tanah, di Pondok Indah pada Senin 19 April 2021.

Dalam sidang perdana ini, agendanya merupakan pembacaan permohonan gugatan oleh kuasa hukum Ho Hariaty selaku pihak pemohon. Sementara, pihak Polda Metro Jaya selaku termohon.

Kuasa hukum pelapor Denny AK mengatakan, bahwa dalam kasus ini polisi telah menunjukkan kinerja yang baik dengan menetapkan Ho Hariaty sebagai tersangka.

Pasalnya, Ho Hariaty diduga telah memalsukan akta jual beli tanah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 20 April 2021: Aries, Taurus, dan Gemini, Perlu Bersabar Saat Hadapi Pasangan

Baca Juga: Atasi Mata-mata Asing Terkait Intervensi Rusia, Inggris Paksa Pekerja Asing untuk Terdaftar di Pusat

"Kerja polisi sudah bagus menetapkan tersangka kepada yang namanya Ho Hariaty atas pemalsuan akta jual beli tanah di Pondok Indah," tutur Denny di PN Jakarta Selatan.

"Kami sudah melihat dari penyelidikan, penyidikan. Artinya Polda Metro Jaya sudah bagus. Polda Metro Jaya bersikap profesional dalam hal ini," ucap Denny menambahkan.

Namun demikian, Denny berharap tidak ada intervensi dari pihak luar terkait putusan praperadilan pada perkara tersebut.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X