Soroti Pemindahan Ibu Kota Negara di Tengah Pandemi Covid-19, Ekonom Tawarkan Opsi Alternatif

- 17 April 2021, 17:10 WIB
Hasil pradesain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) buatan pematung Nyoman Nuarta dipamerkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hasil pradesain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) buatan pematung Nyoman Nuarta dipamerkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). /Instagram.com/@jokowi

PIKIRAN RAKYAT- Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun terkait rencana pemindahan ibu kota yang diproyeksikan akan pindah ke Kalimantan mulai dilanjutkan kembali oleh pemerintah.

Bahkan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa merencanakan pekan ini berangkat ke lokasi Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, untuk meninjau lokasi tersebut.

Hal itu juga untuk memastikan titik nol yang akan dijadikan sebagai lokasi istana negara, terkait hal itu pemerintah secara bertahap mulai melakukan langkah untuk melanjutkan rencana tersebut.

Namun, sejumlah ekonom melihat proyek pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur sebaiknya tidak dilanjutkan saat ini, sebab pemerintah sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ramai Kabar Reshuffle Kabinet oleh Jokowi, DPR Ungkap Sosok Seperti Apa yang Dibutuhkan

Baca Juga: Jadwal MotoGP Portugal 2021: Terungkap, Bukan Marquez Lagi yang Kini Ditakuti Valentino Rossi

Menurut ekonom senior Emil Salim mengatakan, proyek ibu kota negara (IKN) membuat perhatian pemerintah dalam menghadapi pandemi terpecah.

“Dalam keadaan ini harus bertempur di dua bentuk. Pertama tenaga yang harus pindah, ke dua bertempur untuk Covid-19,” kata Emil dalam diskusi terkait pemindahan ibu kota secara virtual, Jumat, 16 April 2021.

Kendati demikian, Emil menawarkan alternatif jika pemerintah ingin meneruskan proyek tersebut, yaitu membuat dua ibu kota.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Anadolu Agency


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X