Nelayan Keluhkan Proyek Gudang Muara Angke Tanpa IMB, Pemda Malah Imbau Warga yang Usulkan Pembongkaran

- 8 April 2021, 10:26 WIB
Proyek Gidang Muara Angke di dekat pelabuhan perikanan mengganggu aktivitas warga dan nelayan yang tengah bongkar muat hasil laut. /Antara/Abdu Faisal

PIKIRAN RAKYAT – Para nelayan dan warga mengeluh kesulitan melakukan aktivitas bongkar muat kapal di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pasalnya, di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke tengah dibangun gudang peralatan kapal, yang progresnya disebut-sebut sudah mencapai 70 persen.

"Akses jalan tertutup pasti. Nelayan yang mau bongkar muat ikan ya jadi repot," ujar Eko (54), nelayan Muara Angke, Rabu 7 April 2021.

Penyebabnya, sejumlah titik bongkar muat barang lama di Pelabuhan Perikanan Muara Angke kini telah tertutup oleh bangunan lain. Eko mengatakan akses bongkar muat saat ini hanya tersedia di satu titik.

Baca Juga: Sebut Ada Potensi Grant Trap, DPR: Hati-hati dengan Dana Bantuan Konservasi Perubahan Iklim

Baca Juga: Jet Tempur AS Terobos ZEE Indonesia di Perairan Natuna, TNI AU: Sedang Kita Dalami

Tak hanya Eko, Uli yang merupakan salah seorang buruh angkut di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, juga turut mengeluhkan adanya proyek pembangunan pergudangan di akses umum tersebut.

Uli mengungkapkan pekerjaannya dipersulit oleh  proyek pembangunan gudang di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, karena mau tak mau ia harus memutar jalan lebih jauh untuk bongkar muat kapal menuju gudang penyimpanan.

"Tertutup sekarang jalannya. Jadi harus lewat ke samping, jalannya lebih jauh. Sebelum ada bangunan sih lebih dekat dari sekarang," ucapnya, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X