Viral Video Pengakuan Terduga Teroris, Peneliti: Mereka di Dalam Kendali Densus 88, Kenapa Ada Video Itu?

- 8 April 2021, 10:20 WIB
Ilustrasi - Video pengakuan terduga teroris menghebohkan jagad maya lantaran penangkapan mereka di bawah kendali Densus 88 Antiteror Polri yang ketat. /Antara Foto/Fakhri Hermansyah

PIKIRAN RAKYAT - Peneliti Terorisme Universitas Indonesia, Ridlwan Habib menilai video pengakuan terduga teroris sebagai anggota FPI seharusnya tidak disebarkan ke publik.

Hal itu disampaikan dalam acara Mata Najwa yang diunggah ulang di kanal Youtube Najwa Shihab pada Kamis, 8 April 2021.

Sebuah video seorang terduga teroris asal Lamongan disebarkan dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, terduga teroris tersebut mengaku pada tahun 2005 dirinya menjadi anggota organisasi sayap Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga: TMII Diambil Alih Negara, Fadli Zon: Jangan Sampai Dijual untuk Bayar Utang

Baca Juga: Kinerja Positif di Tengah Pandemi, BRI Terima Penghargaan The Best CEO dan The Best Innovative Company

Menanggapi video tersebut, Ridlwan Habib pun mempertanyakan bagaimana video itu bisa beredar di media sosial.

“Ya sebenarnya kan perlu dipertanyakan bagaimana video itu bisa beredar, video pengakuan yang Condet. Karena kan mereka ini dalam kendali Densus 88,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Najwa Shihab.

Ridlwan Habib menambahkan bahwa dirinya berharap dalam acara Mata Najwa tersebut turut hadir perwakilan dari Polri.

“Saya sih berharap sebenarnya ada perwakilan Polri di sini, karena dia yang bertanggung jawab untuk menjelaskan kepada publik, mengapa video tersangka yang sedang dalam penanganan Densus 88 bisa viral di medsos. Untuk apa diviralkan? Kita juga bertanya,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: YouTube Najwa Shihab


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X