Ingat Jokowi Sempat Singgung Data Aset Rp11.000 Triliun, Said Didu: Sudah 5 Tahun Tapi Belum Dibuka

- 7 April 2021, 19:58 WIB
Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu. /Antara/Dewanti Lestari

Sementara, diketahui Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2021 tercatat sebesar 420,7 miliar dolar AS.

Jumlah tersebut terdiri dari ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 213,6 miliar dolar AS dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar 207,1 miliar dolar AS.

Baca Juga: Sindikat Pengoplos Gas Elpiji 12 Kilogram Diringkus Polisi, Pelaku Terancam Denda Rp40 Miliar

Baca Juga: 6 Pasar di Kabupaten Bekasi Perlu Direvitalisasi, Ada yang Sudah Dilelang Sejak 2014 Tapi Mandek

Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi Ambil Sejumlah Langkah Antisipasi, Cegah Mudik Lebaran 2021

Selengkapnya cek YouTube Pikiran Rakyat

Di sisi lain, beberapa waktu lalu Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Didik J. Rachbini memprediksi di akhir masa jabatan, Presiden Joko Widodo akan mewariskan utang hingga mencapai Rp10.000 triliun.

"Ini belum selesai pemerintahannya, kalau sudah selesai diperkirakan menjadi Rp10.000 triliun utang di APBN," ujarnya

Didik menjelaskan, tren utang mengalami peningkatan selama masa kepemimpinan Jokowi.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Pikiran Rakyat Depok


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X