Di Lahan Kebun Singkong, Puluhan Jenazah Korban Bencana Longsor Flores Timur Dimakamkan Secara Massal

- 7 April 2021, 20:05 WIB
Ilustrasi pemakaman.* //pexels

PIKIRAN RAKYAT –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur menyebabkan 124 orang meninggal dunia, 74 orang hilang, dan 129 orang terluka hingga Rabu pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, di lahan kebun singkong milik warga, puluhan jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Lama Nele, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dimakamkan secara massal.

“Yang dimakamkan di sini semua keluarga. Paling banyak dari Suku Atamukin yang lainnya Suku Wungu Blolon,” kata Thomas Tupenbeda.

Thomas Tupenbeda menuturkan bahwa liang lahat untuk permakaman massal dengan panjang 60 meter, lebar lima meter, dan dalam tiga meter mulai digali secara manual pada Minggu sore, 4 April.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 8 April 2021: Cancer, Leo, dan Virgo, Bersiap Hadapi Konflik dengan Pasangan

Baca Juga: Menko Perekonomian Nilai Tak Ada Alasan Pengusaha Cicil THR untuk Karyawan

Menurutnya, keesokan harinya, satu unit alat berat dari warga yang berprofesi sebagai kontraktor dikerahkan guna mendukung penyiapan liang lahat di lahan kebun singkong milik keluarga korban bencana.

Di kuburan massal tersebut, sejumlah lilin dinyalakan yang mengitari liang lahat.

Menurut Pimpinan Klinik Pratama Pulitoben Witihama Suster Eduarda, lilin merupakan simbol terang Kristus yang menerangi orang meninggal.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Antara


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X