Enam Helikopter BNPB Diterjunkan Guna Penanganan Darurat Bencana Banjir di NTT

- 7 April 2021, 15:38 WIB
BNPB mengerahkan enam unit helikopter untuk menanggulangi bencana alam di NTT /Dok BNPB

PIKIRAN RAKYAT - Guna membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan enam helikopter.

Keenam helikopter yang digunakan BNPB ialah Heli MI-8 dengan daya angkut delapan ton yang direposisi dari Kalimantan Barat dan Heli Kamov 32 A dengan daya angkut lima ton yang direposisi dari Riau.

Selanjutnya ada Heli EC-115 berkapasitas 12 tempat duduk, Heli AW 199 berkapasitas 7 tempat duduk, Heli jenis Bell 412EP dengan kapasitas 12 tempat duduk dan Heli AS-365 kapasitas 11 tempat duduk.

"Sebagaimana perintah Kepala BNPB, helikopter tersebut akan difungsikan untuk mendistribusikan logistik dan peralatan di lokasi yang terisolir pasca terputusnya akses akibat longsor maupun akses penyeberangan laut yang tidak memungkinkan akibat gelombang tinggi," papar Dr. Raditya Jati Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Rabu, 7 April 2021.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Larang Kegiatan Sahur on The Road di Bulan Ramadhan Tahun Ini

Baca Juga: Dilarang Mudik Lebaran, ASN Juga Tak Boleh Ajukan Cuti Mulai 6-17 Mei 2021

Helikopter yang diterjunkan BNPB juga difungsikan guna mengakomodir para warga yang membutuhkan pertolongan darurat terutama kelompok rentan, sekaligus untuk mengangkut tim medis yang ditugaskan di posko penanganan darurat.

Sebagaimana diketahui bahwa percepatan penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami beberapa kendala teknis seperti akses terputus hingga faktor cuaca buruk.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah yang masih belum dapat diakses sepenuhnya meliputi Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X