Terbatasnya Alat Berat hingga Kondisi Cuaca, Hambat Evakuasi Korban Longsor Flores Timur

- 4 April 2021, 12:44 WIB
Kondisi banjir dan tanah longsor di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021).
Kondisi banjir dan tanah longsor di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021). /ANTARA/HO-FB Kuma Nuba Tukan

PIKIRAN RAKYAT – Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 4 April 2021 sekira pukul 02.00 WITA dini hari diterjang bencana banjir dan tanah longsor.

Kepala Desa Nelelamadiken, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) Pius Pedang Melai menyebutkan bahwa dalam upaya evakuasi di Desa Nelelamadiken tengah mengalami kendala lantaran terbatasnya alat dan cuaca.

Kepala Desa Pius Pedang Melai mengungkapkan bahwa proses pencarian terhadap para korban yang hilang akibat diterjang banjir dan tanah longsor terkendala ketersediaan alat berat.

“Kami hanya bisa mencari korban yang belum ditemukan di sekitar lokasi kejadian yang kemungkinan terapung, tetapi tidak bisa melakukan penggalian secara manual karena area dipenuhi lumpur,” katanya.

Baca Juga: Pekerja Proyek Curi Kabel LRT, Ketahuan Usai Dijebak

Baca Juga: Dianggap Ceroboh dan Memalukan Indonesia, DPR Sentil Tito Karnavian Soal Ulah Gubernur Papua

Selengkapnya cek YouTube Pikiran Rakyat

Ia mengonfirmasi perkembangan proses pencarian terhadap warga yang masih hilang akibat terjangan banjir dan longsor ke kawasan permukiman di Desa Nelelamadiken.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X