DBD Mulai Mengancam Jakarta Utara, Kepala Suku Dinkes Sebutkan Perkembangan Kasusnya

- 14 Maret 2021, 21:07 WIB
Ilustrasi nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD meningkat di Kota Tasikmalaya.
Ilustrasi nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD meningkat di Kota Tasikmalaya. /PIXABAY/272447

PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah wilayah di Jakarta Utara tengah menjadi sasaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Setidaknya, ada enam kecamatan yang menjadi perhatian Dinas Kesehatan Jakarta Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, setidaknya ada tujuh warga dari enam kecamatan di Jakarta Utara yang terserang demam berdarah dengue (DBD) pada periode 1 Januari sampai 28 Februari 2021.

Kepala Suku Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta Utara dr Yudi Dimyati mengatakan bahwa ada tiga kasus DBD pada Februari, yaitu di Kecamatan Koja, Penjaringan, dan Tanjung Priok dan empat kasus DBD pada Januari 2021 di Jakarta Utara.

“Tiga kasus di Februari ada di Kecamatan Koja, Penjaringan, dan Tanjung Priok. Masing-masing satu kasus,” kata dr Yudi Dimyati pada Minggu, 14 Maret 2021 yang dikutip Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Antara.

Baca Juga: Beredar Tautan Googleform Palsu untuk Daftar Vaksinasi, BUMN Beri Peringatan

Baca Juga: Tiga Tenaga Kesehatan di Norwegia Alami Pendarahan hingga Trombosit Menurun Usai Terima Vaksin AstraZeneca

Menurutnya, kasus DBD di Kecamatan Koja pada Februari 2021 bertambah satu dari kasus sebelumnya dengan dua kasus.

Demikian pula di Cilincing, kasus DBD yang sebelumnya sebanyak satu kasus pada Januari menjadi nihil pada Februari.

Namun, ada temuan kasus DBD baru di Kecamatan Penjaringan sebanyak satu kasus.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X