Soal Kudeta Demokrat, Jimly Asshiddiqie: Tolak Hasil KLB dan 'Pecat' Moeldoko Jadi KSP

- 7 Maret 2021, 10:22 WIB
Potret Jimly Asshiddiqe dan logo Partai Demokrat. /Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Carut-marut di tubuh Partai Demokrat sedang menjadi suguhan tontonan publik di Tanah Air ini.

Aksi kudeta Demokrat yang sudah digaungkan sejak Februari 2021 lalu dengan penuh bantahan dan penolakan akhirnya terjadi pada 5 Maret 2021 lau.

Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat dibuat di Deli Serdang, Sumatera Utara Moeldoko ditunjukan jadi Ketua Umum Partai coba geser putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meski keputusan itu tak direstui dan dinilai ilegal.

DPD Demokrat dari berbagai daerah di wilayah Indonesia menentang kudeta Demokrat tolak hasil KLB yang memutus posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Penjelasan, Moeldoko Batal Jadi Ketum Partai Demokrat?

Baca Juga: Sudah Dilarang Sejak Edhy Prabowo Tersandung Korupsi, Susi Pudjiastuti Mengadu: Pak, Masih Terjadi

Berbagai pandangan dari mulai pengamat hingga politikus bahkan publik figure turut berikan komentar, pro dan kontra keputusan jadi perbincangan, bahkan pemerintah ditunjuk untuk turun tangan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD sampai buat pernyataan jika kisruh kudeta Demokrat bukan tanggung jawab pemerintah, meski keputusan itu banyak dinilai salah.

Ikut soroti kodeta Demokrat yang semakin panas, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie buka suara dan turut menyumbang pandangannya.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X