PBNU Tolak Rencana Pemerintah Soal Investasi Industri Miras: Lebih Banyak Mudaratnya

- 28 Februari 2021, 21:00 WIB
Ketua Umum Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj. /Antara/Reno Esni

PIKIRAN RAKYAT - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) menolak rencana pemerintah menjadikan industri minuman keras keluar dari dari daftar negatif investasi.

Melalui Ketua Umumnya, KH Said Aqil Siroj, NU menilai kebijakan itu akan membuat investor berlomba-lomba membangun pabrik minuman keras.

"Minuman keras jelas-jelas lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," kata Kiai Said pada Minggu, 28 Februari 2021.

Kiai Said menilai, pendirian pabrik baru atau perluasan yang sudah ada, akan mendorong para pengusaha mencari konsumen minuman beralkohol yang diproduksinya demi meraih keuntungan.

Baca Juga: Nyesek Cuma Bisa Lepas Rindu dengan Arsya Hermansyah Lewat Pintu Kaca, Ashanty: Ya Allah Mau Nangis

Baca Juga: Sehari Usai Dilantik, Wabup Karawang Serap Aspirasi Korban Banjir Langsung ke Perkampungan

Selengkapya cek YouTube Pikiran Rakyat

Sementara di sisi lain, lanjut Kiai Said, masyarakat lah yang akan dirugikan.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X