Jokowi: Kami Mohon Dukungan Para Ulama dan Keluarga Besar NU untuk Ikut Membantu

- 28 Februari 2021, 09:09 WIB
Presiden Joko Widodo meminta dukungan para ulama dan keluarga besar NU untuk turut mensukseskan kebijakan vaksinasi massal. /Instagram/@jokowi

PIKIRAN RAKYAT – Program vaksinasi Covid-19 secara massal menjadi salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 dan pembentukan kelompok imunitas atau herd immunity secara nasional oleh Pemerintah.

Dengan program tersebut, tentunya pemerintah berharap Indonesia segera terbebas dari belenggu Covid-19 yang telah memberikan banyak kerugian bagi Negara.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meminta dan berharap dukungan dari para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).

Ia meminta para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk turut mensukseskan kebijakan vaksinasi massal yang menjadi program sigap pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sevilla vs Barcelona, Gerard Pique Ungkap Laga yang Akan Tentukan Musim Liga Spanyol

Baca Juga: Mulai Besok Hari, 21 Mobil ini dapat Diskon PPnBM 0 Persen

“Kami mohon dukungan para ulama dan keluarga besar NU untuk ikut membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional ini, dan mohon bantuan untuk memberikan informasi yang akurat kepada umat,” kata Jokowi.

Pernyataan tersebut, ia sampaikan ketika memberikan ucapan selamat kepada NU pada Sabtu, 27 Februari 2021 yang bertepatan dengan 16 Rajab 1442 Hijriah dalam memperingati hari lahir (harlah) ke-98 NU.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Antara, Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar NU di seluruh nusantara yang telah mengambil peran penting dalam memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat hingga membantu mengatasi pandemi di tingkat akar rumput.

Presiden Indonesia itu mengucap syukur kepada Allah SWT karena berkat rahmat-Nya, bangsa Indonesia tetap tangguh menghadapi tantangan, bersatu, bergotong royong, saling membantu tanpa melihat perbedaan, dan saling peduli untuk meringankan beban dan kesulitan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X