Nurdin Abdullah Diusung PKS Saat Pilgub Sulsel 2018, DPW Belum Bahas Pengganti Usai Ditangkap KPK

- 27 Februari 2021, 15:33 WIB
Gubernur Sulawesi Utara, Nurdin Abdulah ditangkap KPK terkait dugaan korupsi dalam operasi tangkap tangan atau OTT. /Instagram.com/@nurdin.abdullah

PIKIRAN RAKYAT - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan (Susel) menyampaikan akan ikut mengawal proses hukum Nurdin Abdullah.

Langkah pengawalan itu dilakukan mengingat PKS merupakan salah satu partai pengusung Nurdin Abdullah saat memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 lalu.

Sebagai informasi, di ajang Pilgub Sulsel 2018, Nurdin Abdullah berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman.

Saat itu, pasangan ini diusung 3 partai politik (parpol) di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), PKS, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

 Baca Juga: Rayakan Hari Jadi, Daihatsu Beri Promo Spesial untuk Para Konsumennya

Baca Juga: Pertemuan Perdana Iis Dahlia dan Cita Citata Pasca Ribut, Klarifikasi Soal Mendiang Chacha Sherly

Kini, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah justru ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat, 26 Februari 2021, malam, atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyad di Makassar, Sabtu, 27 Februari 2021, mengatakan pihaknya sebagai partai pengusung belum membahas berbagai kemungkinan setelah Nurdin Abdullah ditangkap.

Termasuk, lanjut Amri Arsyad, terkait menyiapkan nama untuk pengganti posisi Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel.

 Baca Juga: Disebut Tak Tahu Terima Kasih pada Demokrat dan SBY, Marzuki Alie: Kok Jadi Sesat Pikir?

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X