Soal Laut Natuna Utara, Presiden China Xi Jinping Ternyata Sudah Ingkar Janji Berkali-kali

- 25 Februari 2021, 14:02 WIB
Presiden China Xi Jinping yang dinilai ingkar janji soal kebijakan di Laut Natuna Utara. /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Suasana Laut Natuna Utara semakin hari semakin panas saja. Ketegangan antara China dengan negara-negara Asia Tenggara terus meningkat.

Masing-masing kubu menyiapkan diri untuk kemungkinan perang di Laut Natuna Utara. Saat China membangun pangkalan militer di Kepulauan Spratly, Vietnam dan Filipina juga diam-diam melakukan hal yang serupa.

Ketika militer China menggelar latihan perang di Laut Natuna Utara, militer Amerika Serikat (AS) tak mau kalah. Bahkan, AS mengundang Inggris, Prancis, India, dan Jepang untuk unjuk gigi di Laut Natuna Utara.

China selalu berambisi untuk menguasai seluruh area Laut Natuna Utara lewat nine dash line. Berbagai cara ditempuh Presiden China Xi Jinping demi mewujudkan ambisi itu, sekalipun dengan mengingkari janjinya sendiri.

Baca Juga: Jokowi Resmi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Sedang Berjalan, Wakil Ketua MPR RI Minta Difabel Masuk Prioritas

Oriana Skylar Mastro, peneliti dari Freeman Spogli Institute for International Studies Universitas Stanford menyebut pemerintah China memang sering mengeluarkan pernyataan yang saling bertolak belakang.

 

Secara resmi, China menyatakan pihaknya siap berkomitmen mengikuti resolusi damai terkait konflik Laut Natuna Utara.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: The Interpreter, Competitive Connections


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X