Ditangani Dokter Abal-abal, Klinik Zevmine Skine Care Disebut Lakukan Praktik Berbahaya

- 23 Februari 2021, 17:49 WIB
Ilustrasi Klinik Kecantikan /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan, Dinkes DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra menanggapi soal pengungkapan kasus klinik kecantikan ilegal 'Zevmine Skin Care'.

Sebagaimana diketahui klinik ilegal tersebut menawarkan sejumlah perawatan kecantikan berupa suntik, injeksi botox, injeksi filler dan tanam benang.

Menurut Sulung, perawatan kecantikan terhadap seseorang tidak bisa dilakukan oleh dokter sembarangan apalagi tidak memiliki kapasitas sebagai dokter.

"Tindakan yang dilakukan ini betul merupakan tindakan impasif, jadi ini tidak boleh dilakukan bahkan oleh dokter yang tidak terlatih pun tidak boleh, apalagi orang non kesehatan sangat tidak boleh karena risikonya sangat luar biasa dan berbahaya," kata Sulung di Polda Metro Jaya, Selasa 23 Februari 2021.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Kadis SDA Sebut Pemprov Jakarta Siapkan Rp1 Triliun Untuk Pembebasan Lahan

Baca Juga: Ahli Sebut Seperempat Pasien Covid-19 Alami Kerontokan Rambut Parah Setelah Terinfeksi, Wanita Lebih Berisiko

Sulung menjelaskan, berdasarkan standar kompetensi dokter tindakan medis yang dilakukan seperti suntik, injeksi botox, injeksi filler dan tanam benang bisa dilakukan oleh seorang dokter spesialis.

"Yang dilakukan ini merupakan kompetensi untuk dokter spesialis, jadi di UU tentang praktek kedokteran, tentang kesehatan dan tentang tenaga kesehatan itu sudah disampaikan," ujarnya.

Karena itu Sulung mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memilik dokter atau klinik kecantikan.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X