Jokowi Berikan Mandat Langsung, Panglima TNI Hadi Tjahjanto Nyatakan Siap Mendukung

- 16 Februari 2021, 14:23 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sampaikan terima mandat dari Presiden Joko Widodo untuk membantu pendisiplinan protokol kesehatan dalam Rapim di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa, 16 Februari 2021. /PRMN/Instagram/@puspentni

PIKIRAN RAKYAT - Usai menggelar Rapim 2021 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 15 Februari 2021 pukul 8:00 WIB. Jajaran TNI-Polri kembali menggelar Rapim (Rapat Pimpinan) di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa, 16 Februari 2021.

Salah satu agenda dalam Rapim adalah membahas PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Skala Mikro sebagai upaya penanganan Covid-19 di sejumlah wilayah Indonesia, yaitu Pulau Jawa-Bali.

Dalam Rapim, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dirinya secara langsung menerima mandat dari Presiden Joko Widodo untuk membantu pendisiplinan protokol kesehatan, termasuk aspek 3T dan 3M di masyarakat.

“Bapak Presiden (Joko Widodo) secara langsung telah memerintahkan TNI untuk membantu pendisiplinan protokol kesehatan, 3M, termasuk juga kita mendukung pelaksanaan 3T,” kata Panglima TNI pada Selasa, 16 Februari 2021 yang dikutip Pikiran-Rakyat.com (PR) dari PMJ News.

Baca Juga: Jawa Barat Masih Kekurangan SMA dan SMK Negeri, Tersebar di 19 Kecamatan

Baca Juga: Sambut Arahan Jokowi Revisi UU ITE, NasDem: Memang Sudah Saatnya Lakukan Kajian Ulang

Ia menilai bahwa secara umum PPKM skala mikro telah berjalan dengan baik, setelah dirinya melakukan peninjauan kebijakan PPKM di Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, ia melihat ada ribuan RT. Namun, setidaknya terdapat 210 RT yang berada dalam zona merah.

Panglima TNI menilai bahwa secara keseluruhan pelaksanaan 3M dan 3T berhasil digelar berdasarkan peninjauan yang ia lakukan di Jawa Timur.

“Saat saya meninjau pendisiplinan protokol kesehatan, termasuk 3T di wilayah Jawa Timur. Saya melihat di sana bahwa dengan sekian ribu wilayah desa dan kampung, kurang lebih 210 RT masuk zona merah. Artinya secara keseluruhan bahwa pelaksanaan 3M dan 3T dinilai berhasil,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X