Imlek 2021 di Tengah Pandemi Covid-19: Pengunjung Kelenteng Dibatasi, Tak Ada Pertunjukan Barongsai

- 12 Februari 2021, 07:33 WIB
Ilustrasi perayaan Imlek 2021 di tengah pandemi Covid-19./
Ilustrasi perayaan Imlek 2021 di tengah pandemi Covid-19./ /Portal Surabaya/Patrik Cahyo

"Kami maksimalkan hanya 30 orang untuk setiap kelompok di altar pusat," kata Ruby seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Anadolu Agency.

Baca Juga: Antisipasi False Negative Rapid Test Antigen, Kemenkes Wajibkan Prosedur Tambahan

"Kami juga mengharapkan umat yang lansia tidak datang, begitu juga anak-anak. Ini sudah kami sampaikan kepada umat sejak jauh-jauh hari," ujarnya.

Sejumlah tradisi dan pertunjukan seni yang biasanya memeriahkan perayaan Imlek juga ditiadakan.

Tidak ada pertunjukan barongsai, potehi (wayang kulit), persembahan lilin besar, hingga jamuan makan berkah atau makanan vegetarian yang biasanya berlangsung seusai sembahyang.

Baca Juga: Ombudsman Sebut Limbah Medis Akibat Covid-19 Tak Diolah Sesuai Prosedur, Sentralisasi Jadi Penyebabnya

"Jadi setelah sembahyang harus langsung pulang. Kalau biasanya bisa nonton barongsai, makan-makan, tahun ini tidak ada sama sekali," ucap Ruby.

Meski demikian, Ruby berharap pembatasan aktivitas ini tidak mengurangi rasa khidmat dan makna perayaan Imlek.

Menurutnya, mencegah kerumunan dan tidak saling berkunjung untuk sementara waktu juga merupakan bentuk upaya menjaga kerukunan dan keutuhan keluarga sebagai salah satu filosofi yang dianut warga Tionghoa.

Baca Juga: Masuk dalam Program PEN, Kemenkeu Perpanjang Pembebasan Pajak untuk Karyawan hingga Juni 2021

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Anadolu Agency

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network