Ambroncius Nababan Ditahan, Dirsiber Bareskrim Wanti-wanti Ujaran Picu Perpecahan Bakal Ditindak

- 27 Januari 2021, 18:19 WIB
Ilustrasi borgol. /Pixabay/qimono

PIKIRAN RAKYAT - Bareskrim Polri hari ini menahan politikus Hanura Ambroncius Nababan yang menjadi tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi, mewanti-wanti masyarakat dalam menggunakan media sosial. 

Slamet mengatakan Polri tak akan segan-segan untuk menindak tegas mereka yang sengaja membuat ujaran untuk membuat perpecahan.

 Baca Juga: Ditangkap di Masjid Pasar Ciroyom Bandung, IN Mengaku Tega Membunuh karena Cintanya Ditolak

"Seperti yang disampaikan pimpinan Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam fit and proper test pekan lalu, bahwa Polri akan membedakan penanganan ujaran kebencian yang penyelesaiannya masih bisa dilakukan lewat teguran, dengan ujaran kebencian yang bersifat memecah belah. Tak ada toleransi bagi pihak-pihak yang dengan sengaja membuat ujaran untuk memecah belah," kata Slamet kepada media, Rabu, 27 Januari 2021.

Slamet menjelaskan masyarakat harus dewasa dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai, kata Slamet, ada unggahan yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

"Kami di Siber Bareskrim memastikan akan tetap menghormati kebebasan berbicara masyarakat karena itu adalah hak konstitusional setiap warga negara. Namun kami mengingatkan kepada semua pihak, agar berhati-hati dalam 'bermain jari' jangan sampai membuat sebuah postingan yang mengarah kepada perpecahan bangsa khususnya menjurus pada persoalan suku, agama, ras dan antargolongan," kata Slamet.

 Baca Juga: Ungkap 4 Hal yang Jadi Persoalan di Papua, TB Hasanuddin: Ketika Tidak Serius, Bisa Fatal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjelaskan mengenai perbedaan penanganan ujaran kebencian biasa dan ujaran yang berpotensi membuat perpecahan. 

Sigit menegaskan tak ada toleransi bagi mereka yang memecah belah persatuan bangsa.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X