Airlangga Hartarto Tegaskan Vaksin Covid-19 Mandiri Gratis, juga Dilarang Potong Gaji Pegawai oleh Perusahaan

- 25 Januari 2021, 12:36 WIB
Ilustrasi, Vaksin Sinovac Tahap 2 telah tiba di bandara Soekarno Hatta,  yang nantinya vaksin ini akan di distribusikan kse 34 Provinsi
Ilustrasi, Vaksin Sinovac Tahap 2 telah tiba di bandara Soekarno Hatta, yang nantinya vaksin ini akan di distribusikan kse 34 Provinsi /Instagram.com/sputnik_vaccine

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, tegaskan bahwa baik vaksin dari pemerintah ataupun mandiri, disediakan gratis untuk masyarakat.

Airlangga Hartarto menyatakan tak ada komersialisasi vaksin Covid-19. Termasuk vaksin mandiri untuk karyawan perusahaan di seluruh Indonesia. 

Termasuk jika perusahaan yang membeli vaksin mandiri bagi karyawan dilarang potong gaji pegawainya tersebut.

Baca Juga: Joe Biden Mulai Tinggal di Gedung Putih, Ribuan Garda Nasional Amankan Washington DC hingga Maret 2021

“Tidak ada komersialisasi pada vaksin mandiri. Baik mandiri maupun dari pemerintah, semua gratis. Perusahaan yang akan membeli vaksin mandiri untuk karyawannya, dan itu tidak boleh potong gaji karyawan,” tegas Airlangga dalam keterangan, Senin 25 Januari 2021.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menambahkan, pelaksanaan vaksinasi mandiri masih menunggu prioritas. Saat ini, pemerintah masih pada tahap pemberian vaksin pada pihak yang masuk dalam prioritas vaksinasi. Yakni, vaksinasi untuk tenaga kesehatan.

Airlangga mengimbau masyarakat untuk bersedia melaporkan jika ada pelanggaran terhadap program vaksinasi Covid-19 ini. “Silakan lapor ke pihak berwenang jika diminta membayar. Siapapun masyarakatnya, vaksin Covid-19 tetap gratis,” tuturnya.

Baca Juga: Sempat Tertunda, AkhirnyaTrailer Film ‘Godzilla vs Kong’ Resmi Dirilis

Pemerintah juga masih belum mengetahui kapan vaksinasi mandiri dimulai. Menurutnya, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih menyusun regulasi vaksinasi ini. Yang pasti, pemerintah menegaskan, merek vaksin antara program vaksin gratis pemerintah dengan vaksin mandiri harus berbeda. Namun, pemerintah masih belum memutuskan merek vaksin apa yang yang akan digunakan untuk vaksin mandiri.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X