Akui Izinkan DAS Barito untuk Aktivitas Pertambangan di Kalsel, ESDM: Hanya 14 Persen

- 25 Januari 2021, 10:12 WIB
Ilustrasi Pertambangan./ /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Memasuki awal tahun 2021, Indonesia dilanda sejumlah bencana baik alam dan non-alam.

Adapun bencana non-alam, Indonesia saat ini masih dilanda pandemi Covid-19 atau virus corona yang terus menewaskan puluhan hingga ratusan orang setiap harinya.

Sedangkan bencana alam, Indonesia dilanda bencana seperti tanah longsor di Sumedang, gunung meletus, gempa di Majene, hingga banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca Juga: Resmi Jabat Ketua Umum MES 2021-2024, Erick Thohir: Ekonomi Syariah Tahan Gejolak dan Krisis

Sejumlah pihak menuding penyebab terjadinya banjir di Kalsel yakni pembukaan lahan untuk pertanian hingga pertambangan.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan terdapat 212 perizinan pertambangan di Kalimantan Selatan (Kalsel) sampai Januari 2021.

Adapun total luas izin pertambangan itu mencapai 14 persen dari wilayah Kalsel.

Baca Juga: Berlakukan Jam Malam Cegah Penularan Covid-19, Belanda Dilanda Aksi Kerusuhan

Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Lana Saria melalui keterangannya.

"Luas lahan yang dibuka untuk kegiatan pertambangan sangat kecil," kata Lana seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari situs resmi Bursa Efek Indonesia.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Bursa Efek Indonesia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X