Usut Arahan Khusus Eks Mensos Juliari P. Batubara dalam Korupsi Bansos Covid-19, KPK Panggil Pejabat Kemensos

- 24 Januari 2021, 20:53 WIB
Dokumentasi, Menteri Sosial Juliari P Batubara (kiri) meninggalkan ruang pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu 6 Desember 2020. Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos. /ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PIKIRAN RAKYAT - Kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari P. Batubara (JPB) terus bergulir.

Kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri lebih dalam perihal penunjukkan rekanan untuk pengadaan bansos Covid-19.

Untuk mendalami proses penunjukkan vendor distributor bansos Covid-19, KPK memeriksa kembali Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Linjamsos Kemensos) Pepen Nazaruddin.

Baca Juga: Angka Pengangguran Melambung Akibat Covid-19, Purwakarta Tambah Peserta Pelatihan Kerja Tahun 2021

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan pihaknya sedang menelusuri arahan-arahan eks Mensos Juliari P. Batubara yang diberikan kepada bawahannya agar bisa meraup uang korupsi dari bansos Covid-19.

"Pepen Nazaruddin didalami kembali pengetahuan terkait peran dan tindakan serta arahan aktif dari tersangka JPB untuk mengatur pihak-pihak yang dipilih selaku rekanan distributor pada pengadaan Bansos," jelasnya, Minggu 24 Januari 2021 dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJNews.

Hari ini, KPK juga memanggil Kukuh Ary Wibowo, Staf Ahli Menteri Kemensos untuk diperiksa.

Baca Juga: WHO Berencana Kembangkan Vaksin Covid-19 Generasi Baru, Bisa Dihirup dan Harganya Disebut Lebih Terjangkau

 

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Pikiran Rakyat, PMJNews


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X