Selama PPKM Kasus Covid-19 Terus Naik, Epidemiolog Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

- 24 Januari 2021, 19:04 WIB
Peta Kota Bandung dibentangkan dalam simulasi PSBB belum lama ini. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar


PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali hingga 8 Februari 2021.

Selama PPKM kasus Covid-19 di Indonesia terus naik, dengan penambahan harian sebanyak 11.788 orang per Minggu, 24 Januari 2020.

Menanggapi hal itu, Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, Defriman Djafri mengatakan pemerintah harus mengevaluasi kebijakan PPKM yang diterapkan, karena kasus Covid-19 di Tanah Air masih terus meningkat.

Baca Juga: Jimly Asshiddiqie Sebut Medsos Ubah Pola Komunikasi, Orang Saling Mencerca Semakin Berani dan Lepas

"Perlu kita evaluasi. Kalau jumlah kasus naik itu jelas, dan kalau turun maka pastikan pembatasan yang akan dilakukan," katanya pada Minggu, 24 Januari 2021, seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan pada dasarnya pembatasan pergerakan masyarakat seharusnya berimbas pada penurunan jumlah kasus Covid-19.

Namun, kebijakan PPKM Jawa dan Bali 11 hingga 25 Januari belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

Baca Juga: Putra Syekh Ali Jaber Dijodohkan dengan Putri Yusuf Mansur? Wirda Mansur: Pasti Impian Sebagian Besar Wanita

Salah satu persoalannya ialah pembatasan pergerakan masyarakat tidak bisa hanya dititikberatkan pada satu atau dua pulau saja.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand tersebut berpendapat seharusnya jika ingin membatasi pergerakan publik, pembatasan secara menyeluruh harus diterapkan dan tidak terkonsentrasi pada dua pulau saja.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X