10 Bulan Pandemi di Indonesia, Warga Baduy Belum Ada Ditemukan Positif Covid-19

- 21 Januari 2021, 06:15 WIB
Anak-anak masyarakat Baduy di Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. /Dok.Reyonald Octavianus


PIKIRAN RAKYAT - Sudah 10 bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak diumumkan kasus pertama kali pada Maret 2020 lalu.

Meski sudah 10 bulan, masyarakat adat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak Provinsi Banten hingga kini belum ditemukan kasus positif penyebaran wabah pandemi COVID-19, karena mereka disiplin dengan tidak ke luar daerah.

"Kami mengapresiasi warga Baduy dapat mengendalikan Covid-19 itu," kata Petugas Medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisimeut Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Iton Rustandi di Lebak, Rabu, 20 Januari 2021, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Nyaris Diusir Warga, Pasien Covid-19 Akhirnya Kembali Diisolasi di Hotel

Masyarakat Baduy lebih mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan guna mencegah penularan virus corona.

Bahkan, tetua adat setempat mengimbau masyarakat Baduy tidak boleh ke luar daerah, seperti Jakarta, Tangerang dan Bogor, sebab di daerah itu merupakan zona merah penyebaran Covid-19.

Warga Baduy beraktivitas di ladang

Selama ini, kata dia, aktivitas masyarakat Baduy lebih banyak di rumah dan ladang-ladang untuk mengembangkan pertanian.

Baca Juga: Kebijakan Privasi WhatsApp Bikin Pengguna Kabur, BiP Jadi Aplikasi Perpesanan yang Laris Manis

"Kami juga mengoptimalkan edukasi tentang bahaya COVID-19 agar warga Baduy mengetahui penyebaran penyakit yang mematikan itu," katanya menjelaskan.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X