Vaksinasi Covid-19 Mulai Dilakukan, Bentuk Usaha Pemerintah Bebas dari Pandemi

- 17 Januari 2021, 14:11 WIB
MUI nyatakan vaksin Covid-19 Sinovac halal.* /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT- Sebagai upaya pemerintah dalam menangani pandemic Covid-19, pemerintah telah memulai langkahnya dengan program vaksinasi Covid-19 secara nasional dan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia, Dimulai 13 Januari 2021 dan Presiden Joko Widodo yang menjadi orang pertama penerima vaksin Sinovac.

"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksin Covid-19," tulis Jokowi dalam unggahan akun Instagram @jokowi, Rabu, 13 Januari 2021.

Tentunya Jokowi juga memastikan vaksin CoronaVac yang disuntikkan tersebut aman. Karena telah melalui serangkaian uji klinis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan MUI menyatakan vaksin tersebut suci dan halal untuk digunakan.

Baca Juga: Lowongan Kerja Januari 2021: PT Lion Super Indo Cari Lulusan SMA atau SMK

"Saya berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar," tulis Jokowi dalam akun Instagram @jokowi, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman PMJNews.

Pada hari yang sama pula, tak hanya Jokowi namun sejumlah menteri dan petinggi lembaga negara, tokoh lintas agama, selebritis hingga pedagang juga menerima vaksin Sinovac pada penyuntikan perdana ini. Di antaranya Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BPOM dan Ketua IDI.

Dalam proses penyuntikan vaksin, calon penerima vaksin harus melalui empat tahapan utama sebelum dinyatakan aman secara medis. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, yang mengatakan peserta vaksinasi Covid-19 akan melalui empat meja.

Baca Juga: Rayakan Ultah Gempi, Gisel Ungkap Janjinya Bersama Gading Demi Kebahagiaan sang Buah Hati

Meja pertama adalah tempat para peserta melakukan pendaftaran, kemudian peserta menunjukkan e-tiket yang didapat melalui proses registrasi dalam aplikasi PeduliLindungi. Tiket tersebut nantinya akan diverifikasi oleh petugas di meja tersebut.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: PMNJ News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X