Soroti Proses Vaksinasi, Abdul Muhaimin Iskandar: Vaksin Covid-19 Aman, Masyarakat Tak Perlu Takut!

- 13 Januari 2021, 18:23 WIB
KETUA PKB Muhaimin Iskandar* /Saptono/ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah memastikan vaksinasi Covid-19 produk Sinovac akan dimulai hari ini, Rabu, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama.

Langkah tersebut dilakukan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberi label halal dan suci untuk vaksin tersebut. Sementara itu, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) juga telah menerbitkan izin darurat penggunaan vaksin Sinovac pada Senin kemarin.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI yang juga Wakil Ketua DPR RI meminta masyarakat untuk tidak lengah meski vaksinasi akan segera dimulai. Gus AMI menyatakan, vaksinasi tidak boleh dijadikan alasan bagi masyarakat untuk mengabaikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Malam Sebelum Penemuan FDR Sriwijaya Air SJ 182, Tim Penyelam TNI AL Diajak Pengajian Bersama

"Kita tidak boleh lengah, semua pihak tetap waspada terhadap Covid-19. Masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Gus AMI kepada wartawan, Rabu (13/1/2020).

Meski begitu, Gus AMI mendukung penuh program vaksinasi tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak ragu akan kualitas vaksin yang disiapkan pemerintah secara gratis.

“Presiden Jokowi kan sudah memberikan contoh sebagai prototype vaksin Covid. Itu artinya vaksin Covid ini dipastikan aman. Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita semua untuk menolak vaksin,” tutur Gus AMI.

Baca Juga: Gubernur dan Wagub NTT Masih Dikarantina, Sekda Pastikan Pemerintahan Normal

Gus AMI juga mendorong pemerintah untuk mempercepat pengadaan vaksin dan memastikan distribusinya berjalan optimal dan tepat sasaran.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X