Isi Rekaman Black Box Lion Air JT 610 Pernah Bocor, Begini Isi Percakapan Pilot

- 13 Januari 2021, 14:27 WIB
Ilustrasi Pesawat Lion Air /Dok. Lion Air

Kapten kelahiran India itu pada akhirnya terdengar terdiam, sementara co-pilot asal Indonesia menyerukan "Allahu Akbar". Yang terjadi sesudahnya tragis. Pesawat itu menghantam perairan laut dan menewaskan semua orang yang di dalamnya.

Badan investigasi kecelakaan udara Prancis BEA mengatakan, perekam data penerbangan (flight data recorder) dalam kecelakaan pesawat di Ethiopia yang menewaskan 157 orang juga menunjukkan "kesamaan yang jelas" dengan Lion Air JT 610.

Sejak kecelakaan Lion Air, Boeing telah mengupayakan peningkatan perangkat lunak untuk mengubah seberapa banyak otoritas yang diberikan ke Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, atau MCAS, sistem anti-stall baru yang dikembangkan untuk 737 MAX.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, BRI Berdayakan Klaster Ekosistem Desa

Beberapa pilot AS mengeluh bahwa mereka tidak mengetahui sistem baru, yang disebutkan dalam indeks manual lengkap pesawat tetapi bukan teksnya, menurut versi yang dilihat oleh Reuters. Maskapai memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan manual.

Diberitakan Pikiran-rakyat.com sebelumnya, pada Oktober 2019, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis temuan penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, terdapat kerusakan indikator kecepatan dan ketinggian di pesawat PK-LQP atau Angle of Attack (AOA). AOA sensor kiri yang dipasang mengalami deviasi sebesar 21 derajat yang tidak terdeteksi pada saat diuji setelah dipasang.

"Deviasi ini mengakibatkan perbedaan penunjukan ketinggian dan kecepatan antara instrument kiri dan kanan di cockpit, juga mengaktifkan stick shaker dan Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) pada penerbangan dari Denpasar ke Jakarta," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat 25 Oktober 2019.***

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X