Mahfud MD: FPI Dibubarkan, Justru Banyak yang Senang, Lebih dari 80 Persen

- 12 Januari 2021, 17:47 WIB
Eks-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. /Kolase Antara foto/Akbar Nugroho Gumay dan instagram.com/@mohmahfudmd

Menurut Menkopolhukam, pemerintah dicemooh di medsos lantaran dianggap 'tak hadir dalam perongrongan kewibawaan negara' yang dilakukan FPI.

Mahfud MD mengklaim pihaknya sudah melakukan survei sebelum mengumumkan pembubaran FPI pada Rabu 30 Desember 2020 lalu.

Baca Juga: Buntut Kerumunan, Pengelola Waterboom Lippo Cikarang Terancam Pidana Satu Tahun

"Sebelum kita nyatakan de jure sudah bubar dan melarang kegiatan, itu kita sudah punya survei. Survei resmi ya! Pemerintah punya," kata Mahfud tegas.

Survei ke masyarakat inilah yang menjadi penguat keputusan pembubaran FPI oleh pemerintah.

"Lebih dari 80 persen itu, memang minta itu dibubarkan, mendukung pemerintah mengambil tindakan tegas," ujar Mahfud MD.

Baca Juga: Sampai Maut Memisahkan, Sepasang Pengantin Baru Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Pernyataan tersebut dikuatkan lagi oleh Mahfud MD dengan sebuah hasil survei dari lembaga lain di luar pemerintah.

"92 persen merasa pemerintah tepat melakukan pembubaran (FPI)," kata Mahfud.

"Iya kan, ini lembaga apa yang baru dua hari lalu dikeluarkan," ujarnya menambahkan.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X