Mahfud MD: FPI Dibubarkan, Justru Banyak yang Senang, Lebih dari 80 Persen

- 12 Januari 2021, 17:47 WIB
Eks-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.
Eks-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. /Kolase Antara foto/Akbar Nugroho Gumay dan instagram.com/@mohmahfudmd

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyatakan banyak orang senang saat FPI dibubarkan. Mahfud MD mengklaim ucapannya didasarkan pada data faktual.

Menurut Mahfud MD, lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia senang ketika FPI dibubarkan. Oleh karena itu, pembubaran FPI melalui surat keputusan bersama (SKB) enam menteri/kepala lembaga negara dianggap sebagai kebijakan yang tepat.

Setelah keluar SKB, FPI resmi dibubarkan dan dilarang oleh pemerintah. Seluruh mantan anggota FPI dilarang untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan atribut FPI.

Baca Juga: Ibu Hamil dan Balita Dapat Memperoleh BLT PKH Total Rp6 Juta, Simak Syarat dan Caranya

Masyarakat senang lantaran dianggap telah lama menginginkan Front Pembela Islam alias FPI dibubarkan.

"Justru sangat banyak yang ingin ini (FPI) dibubarkan, senang kalau ini dibubarkan," kata Mahfud MD dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa 12 Januari 2021.

Dukungan masyarakat terhadap pemerintah dalam masalah pembubaran FPI terpampang jelas di media sosial, ujar Mahfud.

Baca Juga: Hari Ke-4 Evakuasi Korban Sriwijaya Air, Ditemukan Identitas Bayi Umur 3 Tahun hingga Pramugari

"Buktinya, sebelum itu kan di medsos, 'Kok pemerintah ini kan kalah sama preman'," tutur Mahfud MD.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X