Mengaku pada Media Asing, Ada Menteri yang Jengkel dan Sebut Presiden Jokowi 'Penuh Kontradiksi'

- 12 Januari 2021, 18:14 WIB
PRESIDEN Jokowi meninjau lokasi baru ibu kota negara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa 17 Desember 2019 lalu.* /AKBAR NUGRHO GUMAY/ANTARA

Pejabat itu menyebut Presiden Jokowi tak pernah membangun infrastruktur yang direncanakan secara terperinci hingga layak untuk mendorong perekonomian suatu daerah.

"Sebaliknya, dia hanya mendorong proyek berdasarkan wilayah-wilayah yang dikunjunginya," kata pejabat tersebut menyinggung aksi blusukan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Vaksinasi Nakes di Kabupaten Bekasi Dipastikan Mundur ke Tahap II, Ada Kendala?

Presiden Jokowi yakin ibu kota negara yang dibangun dengan anggaran hingga Rp466 triliun itu akan menjadi pendorong pemerataan pembangunan di Indonesia.

Sayangnya, tak kelihatan dampak ekonomi pembangunan IKN. Bahkan, perekonomian Indonesia makin merosot gara-gara pandemi Covid-19.

Penulis laporan itu menyebut pembangunan IKN menampilkan sisi terbaik dan sisi terburuk dari Presiden Jokowi.

Baca Juga: Vaksinasi Nakes di Kabupaten Bekasi Dipastikan Mundur ke Tahap II, Ada Kendala?

"Di satu sisi, dia ambisius, fokus membangun infrastruktur yang dibutuhkan dan sangat mudah menarik hati para investor asing," kata penulis.

"Di sisi lain, Jokowi impulsif, tidak sabaran dengan para pakar dan cenderung mengutamakan peluncuran ide proyek yang menarik di media ketimbang mendorong reformasi," tulisnya melanjutkan.

Laporan yang diunggah pada Rabu 16 September 2020 lalu itu juga menyebut ada seorang menteri yang jengkel pada Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Nikkei Asia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X