Kasus Parodi Indonesia Raya, KPAI: Pelaku Bergabung di Grup Porno hingga Ujaran Kebencian

- 6 Januari 2021, 13:01 WIB
Ilustrasi sosok pelaku pembuat video parodi lagu Indonesia Raya. /Pixabay

“Bagi orang tua yang menemukan grup-grup berkonten negatif tersebut, orang tua dapat melaporkannya ke KPAI untuk dapat dilakukan upaya tindak lanjut” ujar Margaret.

Margaret sapaan akrabnya, mengajak orang tua agar membangun komitmen dengan anak terkait aturan penggunaan gawai dan aktifitasnya dalam bermedia sosial.

Baca Juga: Sempat Tuai Kritikan Akibat Banjir, Oded Danial Unggah Foto Tumpukan Sampah di Sejumlah Ruas Jalan

Hal itu agar anak-anak dapat terlindungi dari berbagai konten negatif dan kejahatan siber.

"Termasuk dalam hal ini, adalah memberikan penjelasan kepada anak-anak terkait dengan adanya ancaman berbagai konten negatif dan kejahatan siber," ungkapnya.

Diketahui, dua orang pelaku yang masih di bawah umur diamankan oleh pihak kepolisian di dua negara yang berbeda.

Baca Juga: Jelang Pensiun, Terungkap Isi Surat Permohonan Kapolri Idham Azis pada Presiden Joko Widodo

Seorang pelaku berinisal NJ yang masih berusia 11 tahun diamankan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) di Sabah, Malaysia.

Dari keterangan NJ, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kemudian mengamankan seorang pelaku berinisial MDF yang masih berusia 16 tahun di Cianjur, Jawa Barat.*

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X