Mantan Direktur RSUD Tewas Gegara Tak Dapat Ventilator di Surabaya, Pemkot Tak Ingin Disalahkan

- 5 Desember 2020, 07:22 WIB
Ilustrasi pasien, rumah sakit, perawatan. /PIXABAY/ Parentingupstream

PIKIRAN RAKYAT - Mantan Direktur RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Sardjono Utomo (67) meninggal pada Rabu 2 Desember 2020 akibat terpapar Covid-19.

Dokter Sardjono Utomo meninggal dunia usai pihak RSUD M Noer Pamekasan, tempatnya dirawat, gagal mendapatkan ruang isolasi untuk pasien Covid-19 dan ventilator di Surabaya.

Meninggalnya dr. Sardjono Utomo yang hampir bersamaan dengan rekor penambahan kasus Covid-19 di Indonesia menjadi alarm bagi pemerintah, meski Pemkot Surabaya mengklaim masih banyak ruang ICU yang tersedia.

Baca Juga: Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Sardjono bersama istrinya meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah dibawa ke RSUD M Noer Pamekasan, Madura pada Selasa 1 Desember 2020.

Di sana, sama sekali tak tersedia ventilator yang seharusnya dibutuhkan pasien Covid-19 sehingga pihak rumah sakit harus mencari bantuan ke RS di Surabaya.

Dokter yang merawatnya, dr. Syaiful Hidayat menyebut kalau seluruh ruang isolasi dan ventilator dikabarkan telah penuh semua.

Baca Juga: Habib Rizieq Kembali Dipanggil 7 Desember 2020, Polisi: Kita Berharap yang Bersangkutan Bisa Hadir

"Semuanya penuh dan semuanya juga penuh di sini, di Pamekasan. Malahan sekarang makin banyak,'' kata dia dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X