Diraih Sekaligus, Indonesia Masuk Tiga Besar Korupsi, Nepotisme, dan Pemerasan Terparah di Asia

- 1 Desember 2020, 08:27 WIB
Ilustrasi korupsi, kolusi, nepotisme, pemerasan seksual di Indonesia. /PIXABAY/kopikeeran/sajinka2

PIKIRAN RAKYAT - Transparency Internasional baru saja menerbitkan Global Corruption Barometer (GCB) Asia 2020.

Ini merupakan edisi kesepuluh dari publikasi Transparency Internasional untuk mengukur tingkat korupsi berdasarkan perspektif penduduk negara-negara Asia.

Dalam publikasi tersebut, Indonesia raih tiga posisi sekaligus. Indonesia masuk ke dalam peringkat tiga besar untuk negara Asia dengan kasus korupsi, nepotisme, dan pemerasan paling buruk.

Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Mandat Usut Tuntas Teror di Sigi, Kapolri: Jika Melawan, Tembak Mati Saja

Lembaga pengawas korupsi itu mengaku telah mewawancarai 20 ribu orang penduduk dari 17 negara Asia, termasuk Indonesia.

Mereka mengklaim survei yang digelar sejak Maret 2019 hingga September 2020 ini sebagai 'survei terbesar, paling rinci untuk pandangan dan pengalaman warga terhadap korupsi dan penyuapan di Asia'.

Secara keseluruhan, mereka mendapati 38 persen responden merasa korupsi meningkat dalam 12 bulan terakhir,

Baca Juga: Perbedaan CCTV vs IP Camera, Mana yang Lebih Unggul di Era Digital?

32 persen responden lain merasa ada penurunan dan 28 persen sisanya merasa tak ada perubahan kondisi korupsi dari masa lalu.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Transparency International


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X