3 Hari Dirawat di RS, Bupati Situbondo Jadi Kepala Daerah Jatim Kedua yang Meninggal Karena Covid-19

- 27 November 2020, 08:27 WIB
Petugas membawa jenazah Bupati Situbondo Dadang Wigiarto di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/11/2020). Bupati Situbondo meninggal dunia setelah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. ANTARA FOTO/Rendra/sen/hp. /Rendra

PIKIRAN RAKYAT - Covid-19 kembali meragang nyawa salah satu kepala daerah di Jawa Timur, Bupati Situbondo dikabarkan meninggal dunia pada pada Kamis sore, 26 November 2020.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meninggal dunia setelah menjalankan perawatan medis karena Covid-19 sejak 24 November 2020 di RSUD dr Abdoer Rahem.

Dadang Wigiarto meninggal dunia di usia 54 tahun setelah dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat selama 3 hari di RSUD dr. Abdoer Rahem sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca Juga: MotoGP Rilis Nama Team di Moto2 2021, Tak ada Nama Mandalika Racing Team

Jenazah Bupati Situbondo Daadang Wigiarto langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum di Jalan Mawar kelurahan Patokan, Kecamatan Kota Situbondo pada Kamis malam.

Kepergiannya menjadi duka bagi keluarga serta rekan-rekannya, dirangkum Pikiran-Rakyat.com dari berbagai sumber berikut fakta-fakta soal wafatnya Bupati Situbondo Dadang Wigiarto.

1. Bupati Situbondo Sempat Hadiri 2 Acara sebelum Positif Covid-19.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, 13 November 2020, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto juga menghadiri acara penyerahan penghargaan terbaik kedua Kelompok Budaya Kerja atau KBK Mangrovenesia di Hottel Singhasana Kota Baru.

Baca Juga: ShopeePay Terima Penghargaan Marketeers Youth Choice: Brands of the Year 2020

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X