Jerit Tenaga Medis soal Libur Bersama Desember 2020: Betapa Sulitnya Posisi Kita

- 27 November 2020, 07:24 WIB
ILUSTRASI tenaga medis menggunakan APD lengkap melawan virus corona.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyebut Presiden RI Joko Widodo minta adanya pengurangan libur dan cuti bersama akhir tahun.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi dalam menekan lonjakan angka potitif Covid-19.

Terkait wacana tersebut, salah satu tenaga kesehatan RSDC Wisma Atlet Kemayoran dr. Deddy Herman mengutarakan pendapatnya.

Baca Juga: Soal Pengganti Edhy Prabowo, Emil Salim: Bisakah Bapak Jokowi Angkat Tokoh Bukan dari Parpol?

Menurut dokter spesiali paru ini, libur panjang terbukti mampu menggenjot infeksi Covid-19 lebih banyak lagi.

Sehingga menurut dr. Deddy libur panjang baiknya ditiadakan dahulu.

"Beberapa kali libur bersama terbukti membuat infeksi Covid-19 meningkat. Maka ke depan libur bersama perlu ditiadakan dulu. Kita tenaga kesehatan yang sehari-hari merawat pasien merasakan betul peningkatan itu," kata dr. Deddy sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Baca Juga: Dukung Startup Teknologi di Indonesia, MDI Ventures dan Finch Capital Luncurkan Arise Fund

Selama pandemi Covid-19 melanda, dr. Deddy mengakui kewalahan dalam menangani kasus positif di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X