Bila Warga Jakarta Membandel Tak Taati Prokes Desember 2020, "Rem Darurat" Bisa Ditarik Lagi

- 25 November 2020, 19:57 WIB
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay/Eduardo RS

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, dia tidak segan menarik "rem darurat" kembali ke PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) apabila warga masih tidak taat protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Riza Patria, Rabu 25 November 2020, mengimbau warga Jakarta tetap di rumah apabila tidak ada hal yang mendesak dan penting dilakukan di luar ruangan terutama untuk warga yang berusia di bawah 9 tahun dan di atas 60 tahun.

Banyak orang yang hati-hati, tersembunyi, dan isolasi saja masih bisa terpapar Covid-19. Apalagi yang tidak hati-hati dan ke sana kemari bepergian.

"Jangan sampai dua minggu ke depan terjadi peningkatan yang signifikan sehingga kami terpaksa menggunakan emergency break," ujarnya.

Baca Juga: Monolit Misterius Ditemukan Berdiri Tegak di Gurun Terpencil, Penemunya Bilang Itu Hal Teraneh

Karena itu, Pemprov Jakarta berharap warga dapat saling menjaga diri dari ancaman Covid-19. Terlebih, keteledoran protokol kesehatan dapat kembali berdampak pada perputaran ekonomi.

Artinya akan berdampak pada pegawai swasta dan pelaku usaha. "Jadi, tolong kita patuh dan taat. Kasihan saudara-saudara kita yang hidupnya di tempat kerja yang sudah patuh tapi terpaksa tidak bisa bekerja karena perilaku kita semua yang tidak disiplin," kata Riza Patria.

Antara melaporkan, Pemprov Jakarta telah memperpanjang PSBB Transisi selama 14 hari, terhitung 23 November sampai 6 Desember 2020.

Perpanjangan PSBB Masa Transisi ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020 yang menegaskan apabila tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan. PSBB Transisi akan diperpanjang secara otomatis selama dua pekan.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X