Sebut Ada Agenda Politik di Balik Pencopotan Kapolda, Refly Harun: Jangan Sampai Korbankan Kualitas

- 24 November 2020, 21:04 WIB
Pakar hukum tata negara, Refly Harun. /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Imbas dari keramaian yang terjadi dalam acara Habib Rizieq, puluhan orang dinyatakan positif Covid-19.

Tak hanya itu keramaian yang terjadi dinilai telah melanggar aturan protokol kesehatan yang berlaku.

Bahkan buntut panjang dari pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di dua lokasi berbeda membuat 2 kapolda dicopot dari jabatannya.

Baca Juga: Man Utd vs Istanbul Basaksehir Liga Champions: Berkaca dari Leg Pertama, Solskjaer Petik Pelajaran

Terkait pencopotan yang terjadi, ahli Hukum Tata Negara Refly Harun mengaitkan pencopotan Kapolda Metro Jaya dengan pemilihan Kapolri yang akan terjadi di awal 2021 mendatang.

Refly Harun mengatakan berkaca pada Kapolri terdahulu yakni Tito Karnavian dan Idham Azis sebelumnya sempat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sebelum menduduku jabatannya.

Tito yang pernah menjadi Kapolri itu dinilai memiliki kesempatan menjadi calon Presiden RI di ajang Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Ingin Luluhkan Jepang di Tengah Konflik Laut China Selatan dan Timur, Menlu Tiongkok Datangi Tokyo

Kedua perwira tinggi itu dianggap memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tito.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: PR Bogor


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X