Munarman Ungkap Bedanya Perlakuan Pemerintah Saudi dan Indonesia saat Habib Rizieq Menetap di Arab

- 24 November 2020, 20:21 WIB
Habib Rizieq Shihab. /ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.

PIKIRAN RAKYAT - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sempat bertahan selama 3,5 tahun di Arab Saudi sampai akhirnya pulang ke Indonesia pada Selasa 10 November 2020 lalu.

Juru Bicara FPI Munarman mengungkapkan bagaimana kondisi Habib Rizieq Shihab dan perlakuan pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi saat tinggal di sana.

Menurutnya, Habib Rizieq Shihab mengalami dua periode perlakuan dari pemerintah Indonesia selama tinggal di Arab Saudi.

Baca Juga: Prancis Memanas, Video Polisi Lakukan Aksi Kekerasan pada Para Pengungsi Jadi Sorotan

Tujuh bulan pertama, pemerintah Indonesia tampak sangat menginginkan Habib Rizieq Shihab untuk pulang sebagaimana dikabarkan PikiranRakyat-Cirebon.com dalam artikel "Pemerintah Saudi Khawatirkan Habib Rizieq, Munarman Ceritakan Apa yang Menimpa Habib Rizieq".

Sejak Habib Rizieq berangkat umrah pada bulan Mei hingga Desember 2017, upaya pemulangan tampak sangat kencang.

"Upaya-upaya membujuk Habib Rizieq pulang itu kencang sekali dari pihak pemerintah," kata Munarman dalam unggahan kanal YouTube Akbar Faisal Uncensored pada 23 November 2020.

Baca Juga: Jelang Dynamo Kiev vs Barcelona di Liga Champions, Griezmann Akui Pernah Buat Kesal Lionel Messi

Munarman mengungkapkan upaya tersebut tentu saja melalui orang-orangnya, yang bersifat personal. Bahkan ada tawaran untuk dijemput dengan jet pribadi.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Pikiran Rakyat Cirebon


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X