Ingatkan Pemerintah Tak Hapus BBM Premium, Anggota DPR: Daya Beli Masyarakat Sedang Lemah

- 24 November 2020, 18:42 WIB
Pemerintah akan menghentikan penjualan premium mulai tahun depan. /Dok. Pertamina

PIKIRAN RAKYAT – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengingatkan pemerintah terkait penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Dia mengingatkan pemerintah agar tidak menerapkan rencana penghapusan BBM jenis premium mulai Januari 2021, karena masyarakat saat ini mengalami fenomena pelemahan tingkat daya beli.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyanto dalam rilis di Jakarta, Selasa, 24 November 2020.

Baca Juga: Dulang Kesuksesan di Single Sebelumnya, TWICE Segera Rilis I Can't Stop Me Versi Bahasa Inggris

“Saat ini, daya beli masyarakat sedang lemah, karena terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Menurut Mulyanto, rencana penghapusan BBM jenis premium di seluruh wilayah Pulau Jawa, Madura, dan Bali tersebut akan menambah beban hidup masyarakat.

Dia pun menegaskan bahwa dirinya bukan anti kepada BBM ramah lingkungan, tetapi dia meminta solusi alternatif bagi masyarakat bila ingin menghapus premium.

Baca Juga: Punya Harta Rp 1.800 Triliun, Bos Tesla Jadi Orang Nomor 2 Terkaya di Dunia

“Pemerintah harus memiliki rencana buffering-nya dan mitigasinya. Kalau premium dihapus, apa alternatif BBM murah untuk masyarakat?” kata Mulyanto.

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X