Pikiran Rakyat
USD Jual 14.004,00 Beli 14.102,00 | Berawan, 26.8 ° C

Buka Sayembara, Keluarga 2 Penyelam Hilang di Perairan Anyer Janjikan Hadiah Rp 1,5 Miliar

Tim Pikiran Rakyat
TIM SAR melakukan pencarian terhadap warga Tiongkok, yang hilang di perairan Pulau Tunda, Kecamatan Anyer, Senin, 4 November 2019.*/ISTIMEWA
TIM SAR melakukan pencarian terhadap warga Tiongkok, yang hilang di perairan Pulau Tunda, Kecamatan Anyer, Senin, 4 November 2019.*/ISTIMEWA

CILEGON, (PR).- Keluarga Tian Yu dan Wan Bing Yang, dua warga Tiongkok, yang hilang di perairan Anyer, Banten, 3 November 2019 lalu, mengeluarkan sayembara. Bagi yang menemukan dua orang tersebut maka akan menerima hadiah Rp1,5 miliar.

Secara rinci, keluarga Tian Yu siap memberikan Rp750 juta bagi siapa pun yang menemukan Tian Yu. Begitu pula dari keluarga Wan Bing Yang.

Kerabat Tian Yu, Jamie, membenarkan hal tersebut. Namun pihak keluarga Tan Xuz Tao tidak melakukan hal sama seperti keluarga Tian Yu dan Wan Bing Yang. “Dari tiga orang yang hilang, baru dua keluarga yang mau membuat sayembara. Keluarga kami Rp750 juta, begitu pula keluarga Wan Bin Yang,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Merak, kepada Kabar Banten.

Menurut Jamie, pihaknya belum putus asa terhadap keluarga yang hilang. Hingga saat ini, masih menunggu informasi baik dari tim pencarian maupun masyarakat nelayan. “Kami masih menunggu informasi,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Minggu, tiga dari 7 rombongan wisatawan asal Tiongkok hilang di perairan Sanghyang. Diduga tiga wisatawan yang tengah melakukan olah raga menyelam ini terbawa arus bawah laut kencang.

Hingga hari keempat, tim pencari belum juga menemukan tiga penyelam tersebut.

Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin mengatakan, pencarian diperluas hingga Pulau Panaitan, Kabupaten Pandeglang. “Sampai saat ini upaya pencarian belum menemukan hasil. Sementara pencarian kami perluas hingga Pulau Panaitan,” tuturnya saat ditemui di Pelabuhan Merak.

Menurut Zaenal, pihaknya telah mengeluarkan seluruh sumber daya guna pencarian. Namun lantaran hingga petang tidak menemukan ketiga penyelam, pencarian kembali ditunda. “Sebelas kapal dan 3 helikopter telah kami kerahkan. Para penyelam juga drone bawah laut juga kami berdayakan, namun belum menemukan hasil,” ucapnya.

Terkait adanya sayembara, Zaenal mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu uforia. Ia tetap menekankan keselamatan, khususnya terhadap perubahan cuaca. “Bagi nelayan yang tertarik sayembara, jangan terlalu fokus melakukan pencarian. Silakan sambil mencari ikan, lihat-lihat situasi barangkali ada tiga WNA yang sedang dicari. Lalu waspada cuaca buruk, sekarang kan cuaca sedang ekstrem,” katanya.***

Bagikan: