Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Mendagri Tito Karnavian Akan Cek dan Evaluasi Dana Otsus Papua

Vebertina Manihuruk
MENTERI Dalam Negeri, Tito Karnavian (kanan), bersama pejabat lama Tjahjo Kumolo (kedua kanan) di sela-sela serah terima jabatan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo telah melantik Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.*/ANTARA FOTO
MENTERI Dalam Negeri, Tito Karnavian (kanan), bersama pejabat lama Tjahjo Kumolo (kedua kanan) di sela-sela serah terima jabatan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo telah melantik Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.*/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan pihaknya akan mengecek dan mengevaluasi dana otonomi khusus (otsus) di Papua. Itu dilakukannya agar tercipta sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yakni menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa program itu bukan hanya sifatnya terkirim (sent), melainkan masalahnya apakah sudah tersampaikan (delivered), atau sudah dirasakan oleh masyarakat. Ini akan saya cek,” kata Tito berdasarkan rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Tito sedang melakukan lawatan ke Papua sejak Kami, 24 Oktober 2019. Ia pergi ke sana bersama Panglima TNI dan Plt. Kapolri.

Dikatakan Tito, dana otsus yang diterima Papua cukup besar. Itu merupakan salah satu bentuk perhatian khusus pemerintah kepada masyarakat Papua.

Dana tersebut diharapkan dapat disalurkan kepada masyarakat melalui sinkronisasi program yang tepat sasaran. Selain itu, program juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Masalahnya, sampai atau tidak kepada masyarakat? Jangan sampai nanti tidak sampai karena programnya tidak dibuat dengan baik. Saya tahu anggaran-anggaran di Papua cukup besar, masalahnya sampai kepada publik atau tidak. Nanti akan disisir oleh tim dari Kemendagri sebagai pembina,” kata Tito.

MANTAN Kapolri, Tito Karnavian, ketika dikenalkan sebagai Menteri Dalam Negeri di Kabinet Indonesia Maju.*/ANTARAFOTO

Bukan hanya Papua, tim Kemendagri juga akan menyisir semua provinsi dan kabupaten/kota

Tito juga meminta jajarannya di Kemendagri melakukan pengecekan dan evaluasi dana otsus supaa berbanding lurus dengan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, program dapat menyentuh permasalahan yang ada di tengah masyarakat, seperti memberi kemudahan lapangan kerja dan investasi.

“Apakah ada program-program yang memperluas lapangan kerja? Salah satu problem di Papua, yaitu hak ulayat, bagaimana menyelesaikannya supaya investor tidak ragu-ragu datang," ujar Tito.

Tidak hanya di Papua, mantan Kapolri yang hari ini berulang tahun ke-55 itu akan memastikan sinkronisasi program tepat sasaran juga dapat dilakukan di seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Hal itu ditegaskannya ketika berada di Hotel Rimba Papua, Timika, Jumat, 25 Oktober 2019.

“Tim saya nanti akan saya perintahkan untuk menyisir di tingkat provinsi dan di tingkat kabupaten/kota. Nanti dilihat prioritas yang mana duluan yang kami sisir supaya tahun 2020 betul-betul pas dirasakan oleh masyarakat,” ujar Tito.***

Bagikan: