Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Sopir Mengantuk, Truk Mitsubishi Tabrak Bengkel Motor

Tim Pikiran Rakyat
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PANDEGLANG, (PR).- Mobil truk bermuatan batu bata oleng menabrak bengkel di Jalan Raya jurusan Pandeglang-Serang Kampung Kadu Merak, Kelurahan Kadu Merak, Kecamatan Karang Tanjung, Minggu 20 Oktober 2019 sekitar pukul 10.00 siang.

Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat sopir yang mengantuk, sehingga menimbulkan kecelakaan dan menabrak sebuah bengkel sekaligus tempat kediaman pemilik bengkel Kosim Junaedi (40).

Peristiwa tersebut berawal, saat kendaraan R10 Mitsubishi nopol A 9022 SL yang dikemudikan oleh  Asria warga Kampung Manglid  RT 033 RW 009, Desa Bojong, Kecamatan Bojong yang bermuatan Bata Merah, melaju dari arah Serang menuju Pandeglang. Pada saat melintas di TKP Kp. Kadu Merak, diduga Kendaraan tersebut hilang kendali dan menabrak Bengkel Motor yang berada di sebelah kanan jalan arah Serang menuju ke Pandeglang.

Salah seorang saksi mata, Aweh menuturkan, dalam peristiwa tersebut membuat bangunan bengkel ambruk tertabrak mobil. Namun, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian material saja.

"Semalam juga memang diobrolin, kalau di daerah sini sering terjadi tabrakan. Baru diomongin eh malah terjadi kecelakaan, ketabrak pemilik bengkelnya, sudah dibawa ke klinik sepertinya," ucap Aweh saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian material bisa mencapai jutaan rupiah.

"Pada saat kejadian memang pemilik bengkel lagi ada di bengkel, makanya jadi korban juga, bangunannya ambruk semua," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP. Tesyar Rofadli Prayitno membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menuturkan, hanya terdapat korban luka ringan dan kerugian material saja.

"Akibat kejadian kecelakaan tersebut pemilik bengkel yaitu Kosim Junaedi bin Arsad yang berada di bengkel tersebut mengalami luka ringan dan dievakuasi ke Klinik Bougenvile Cigadung untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.

Untuk jumlah kerugian material, kata Tesyar, ditaksir mencapai jutaan rupiah. Kejadian tersebut merupakan laka tunggal yang diakibatkan kelalaian sopir truk.***

Bagikan: