Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 23.4 ° C

Tiga Poin yang Perlu Diperhatikan Jokowi-Ma'ruf

Muhammad Ashari
PRESIDEN Joko Widodo saat menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Rabu 27 Februari 2019.*/ANTARA
PRESIDEN Joko Widodo saat menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Rabu 27 Februari 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Robikin Emhas menyampaikan harapannya untuk kepemimpinan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke depan. Ada tiga poin yang ia sampaikan perlu diperhatikan bagi Jokowi-Ma’ruf.

Menurutnya, dengan memberikan teladan sikap dan perilaku, tidaklah susah bagi seorang pemimpin untuk mengarahkan kemudi kepemimpinannya. Wajah dan peradaban suatu masyarakat, dikatakan dia, merupakan cerminan sosok pemimpinnya.

“Saya percaya bersama Kiai Ma'ruf dan kepemimpinan Pak Jokowi, akan lebih baik lagi dalam membangun visi ini,” kata dia, Jumat, 18 Oktober 2019.

Menurut dia, modal ideologi dimana Pancasila sebagai dasar negara harus menjadi kekuatan utama perekat kebangsaan. “Pancasila kita telah melewati berbagai ujian dan cobaan. Namun demikian, dalam tatanan praktis, Pancasila belum terimplementasi dengan baik sehingga masih terjadi banyak konflik dan kekerasan yang mengatasnamakan SARA, politisasi agama, dan sebagainya,” ujar Robikin.

Ia menambahkan, Jokowi-Ma’ruf juga harus membangun visi pembangunan Sumber Daya Manusia. SDM adalah modal utama bagi pembangunan suatu bangsa.

Ia mengatakan, Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografi yakni bonus usia produktif. Hal tersebut merupakan modal penting pembangunan ke depan.

“Karena itu, modal sumber daya manusia ini harus diarahkan untuk menghadirkan keunggulan-keunggulan, menciptakan inovasi-inovasi yang berdaya saing, yang bisa menyelesaikan tantangan kemiskinan, disparitas, dan sebagainya,” ujar dia.

Dia percaya, tiga harapan tersebut sudah terintegrasi dalam visi-misi duet Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagaimana telah disusun dalam kampanye pencalonan.***

Bagikan: