Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 22.7 ° C

Plt Direktur RSDP Mengundurkan Diri

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI rumah sakit.*/DOK. PR
ILUSTRASI rumah sakit.*/DOK. PR

SERANG,(PR).- Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Drajat Prawiranegara Dr Sri Nurhayati mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu dikarenakan dirinya sudah tidak sanggup lagi akibat memiliki riwayat sakit jantung.

"Saya mengundurkan diri, enggak ada apa-apa cuma masalah kesehatan saya saja. Saya ingin fokus di akhir jabatan saya, bulan depan pensiun," ujar Plt Direktur RSDP Sri Nurhayati kepada Kabar Banten, Rabu 9 Oktober 2019.

Sri mengatakan, untuk sementara jabatan yang ditinggalkannya diisi oleh Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Asep Saepudin Mustopa. "Mulai 1 Oktober, bukan karena soal beban kerja, itu mah biasa," ucapnya.

Asisten Daerah 1 Pemkab Serang Asep Saepudin Mustopa mengatakan, alasan logis pengunduran diri tersebut karena Sri Nurhayati memiliki penyakit jantung. Kemudian saran dokter harus mengurangi beban kerja. "Makanya ajukan pengunduran diri ke ibu, saya tahunya tanggal 30 September. Kebetulan saya pas apel dekat dengan Bu Sri dan ibu (bupati), terus kata ibu (bupati) nanti Bu Sri mundur dan bapak gantinya. Astagfirullah kata saya," ujarnya.

Namun, kata dia, untuk jabatan baru ini siap tidak siap ia harus duduk di sana. "Siap enggak siap harus siap. Kalau direktur mah managerial teknis enggak perlu hapal, tidak perlu belajar nyuntik dan bedah. Jadi saya mimpin supaya berjalan dengan baik," tuturnya.

Tidak bisa ditinggalkan

Dirinya pun tidak tahu berapa lama ia akan mengemban tugas tersebut. Sebab hal itu kewenangan BKPSDM. "Itu mah BKPSDM kalau soal pengisian saya enggak tahu persis. Kalau (sistem kerja) di sini kosong saya ke sana, sebenarnya di sana enggak bisa ditinggalkan karena pelayanan. Mungkin nanti banyak di sana," katanya.

Asep mengatakan, fokus utama yang akan dilakukan di RSDP adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Tadi di apel juga dibahas coba yang dilayani itu harus tersenyum agar timbul doa, itu kan buat kita. Semangatnya gitu aja saya," ucapnya.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Mohamad Ishak Abdul Raup mengatakan, Sri Nurhayati sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Sehingga ia beranggapan masih banyak pekerjaan penting di Dinkes yang harus diselesaikan. "Makanya dibuat Plt baru, Plt nya pak Asep Asda 1," ujarnya.

Disinggung soal pengisian direktur definitif, Ishak berharap akhir tahun ini bisa segera dilakukan open bidding. Untuk SOTK RSDP, berdasarkan hasil konsultasi masih berupa OPD. "Yang jelas kalau RSUD harus dokter umum atau dokter gizi kalau definitif. Kalau Plt enggak apa-apa karena dia satu eselon di OPD," tuturnya kepada wartawan Kabar Banten Dindin Hasanudin.***
 

Bagikan: